Ini yang terjadi Saat Buka Bersama Pemkot Bogor di Underpass

Rahma Safira – Sore itu, Sabtu 25 Mei 2019 Pemerintah Kota Bogor menyelenggarakan kegiatan buka bersama yang berlokasi di  Pedestrian Underpass depan Gedung IPB Baranangsiang, Kota Bogor. Kegiatan dimulai pukul 16.00. Pemkot Bogor turut mengundang dua orang perwakilan  dari komunitas – komunitas yang ada di Bogor. Saya dan rekan saya, sebut saja Ika, mewakili FLP Bogor menghadiri acara tersebut.

Kondisi macet di jalanan Kota bogor adalah pemandangan yang lumrah. Apalagi sekarang akhir pekan dan sore hari. Berhubung saya dan Ika datang telat karena kendala macet. Dan memang berangkatnya juga tepat waktu sih, tepat pukul 16.00 baru berangkat maksudnya. Jadi kami baru bisa sampai lokasi pukul 17.00.

Underpass IPB? Yang mana sih?

Ini baru pertama kalinya aku melewati underpass sebrang IPB Baranangsiang. Baru kali ini juga tahu bahwa bangunan kotak yang dari luar tertutupi banyak tanaman merambat ini adalah underpass. Saat masuk underpass ternyata di dalamnya ada gambar – gambar yang mengandung nilai sejarah terpasang di dinding bangunan. Sayang sekali saya tidak sempat mengambil fotonya ya mohon maaf. Keluar dari underpass langsung sampai di lokasi berbuka dan sudah banyak orang yang berkumpul. Kami langsung mencari tempat duduk bagian mana yang masih kosong, tapi memang masih banyak yang kosong sih di bagian belakang.

Kami melihat sekeliling mencoba memahami ini acaranya sebelah mana ya dan buat registrasinya dimana. Tapi sejauh mata memandang gak keliatan sih. Setelah mengamati lebih dalam ternyata panggung utamanya ada di ujung sana. Terbentang jauh dari kami yang berada di ujung satunya. Tidak jelas terlihat, hanya suaranya yang sampai ke tempat kami. Itu pun diselingi dengan klakson dan deru suara kendaraan bermotor yang lewat di belakang.

Underpass Kebun Raya - IPB Baranangsiang
Underpass terlihat dari samping (https://twitter.com/pju_kotabogor/status/630322447271636992?lang=fa)

Registrasi dan Peserta yang Hadir

Rasanya kalau hadir acara tapi gak registrasi itu seperti makan eskrim tanpa rasa manis hehe. Tapi gak tau juga dimana, tidak ada yang mengarahkan, mungkin ada di dekat panggung utama. Tapi ah jauh sekali, mana nanti terlalu mencolok kalau kita jalan ke depan. Takut dikiranya ini mau nyerobot hadiah gitu :D. Kami juga mencari-mencari mana ya kira-kira teman komunitas yang lain. Tapi tidak terlihat. Mungkin kami terlampau sangat telat jadi hanya kebagian di belakang, dan teman-teman lain semuanya di depan. Hiks. Apa iya hanya kami yang telat gitu? Sungguh kenyataan yang berat.

Ternyata kegiatan buka bersama ini juga untuk umum dan untuk para petugas lapangan Pemerintah Kota Bogor. Mulai dari petugas kebersihan, petugas penjanga taman dan ada juga dari BPBD. Mereka masih mengenakan seragamnya masing-masing. Petugas BPBD terlihat mencolok dengan seragamnya yang berwarna orens, petugas taman terlihat sejuk karena bajunya hijau dan bertuliskan “Park Ranger”. Ada juga yang berseragam kuning lengan panjang, aku ragu dia petugas bagian apa tapi sepertinya bagian kebersihan.

Dan Inilah yang terjadi!

Setelah mencoba memahami suasana dan bersyukur karena gak terlalu telat banget sampainya, tiba-tiba terasa rintik air mentes. Hujan. Kami dan semuanya masih bertahan di tempat masing-masing. Lama – lama terasa semakin rapat air yang jatuh. Semua mulai berdiri dan beranjak bernaung di bawah pohon, ada juga yang ke underpass. Beberapa masih tersisa karena rasanya kasihan kalau meninggalkan makanan di bawah sendirian. Ya termasuk aku dan Ika ini. Karena hujan dirasa tidak terlalu deras dan kami lelah berdiri aku pun duduk kembali. Bingung dan kasihan sama makanan yang kehujanan, beberapa petugas ada yang menutup makanan dengan plastik dan daun pisang. Ternyata sudah tersedia plastik di dekat makanan yang memang disiapkan untuk menutupi makanannya. Langsung kami tutupi untuk hindari air hujan. Sudah tetutup semua rasanya sudah aman. Waktu berbuka juga masih lumayan lama sekitar setengah jam lagi. Berharap hujan segera reda. Tapi ternyata hujan tiba – tiba besar dan deras. Semua mau tidak mau berlarian ke underpas untuk berteduh karena hujan besar dan berteduh di bawah pohon saja tidaklah cukup. Semua sibuk menyelamatkan diri, tidak terpikirkan bagaimana menyelamatkan makanan yang sudah tersaji rapi memanjang di pedestrian tersebut.

Akhirnya makanan-makanan yang sudah tersaji tersebut terkena guyuran air hujan. Tidak bisa dihindari lagi, makanan tersebut kena basah air, bahkan bisa disebut juga kebanjiran. Berhubung makanan diletakkan di atas karpet, karpetnya pun ikut basah. Sudah pasti makanan tersebut tidak terselamatkan. Paling hanya kerupuk yang masih dibungkus plastik bisa dikumpulkan lagi oleh petugas.

Menurut ibu-ibu dengan seragam bercorak putih hitam yang bertugas menyiapkan makanan itu total makanan yang disediakan ada 1000 porsi. Ia juga menyatakan kesedihannya karena makanan tersebut tidak bisa dimakan. “Haduuh, sedih urang. Mubazir eta emameun,” ujar ibu tersebut. Mereka mengeluhkan kenapa tidak dipasang tenda. Makanan berat sudah tidak bisa dimakan, hanya kolak saja yang bisa diselamatkan.

Begini kondisi di dalam Underpass saat Hujan

Saat hujan deras mulai turun, waktu berbuka masih sekitar 15 menit lagi. Pak Bima sendiri dan beberapa jajaran yang lain masuk ke dalam underpass. Beberapa warga juga masuk underpass dan banyak juga yang berdiri di ujung underpass sambil melihat ke arah makanan yang diguyur hujan.

Saya dan Ika memilih untuk masuk ke dalam underpass. Mengira kalau di dalam underpass akan lebih aman dan nyaman. Tapi ternyata tidak juga karena terdapat atap yang bocor dan cukup besar. Sehingga menyebabkan air masuk dan cipratannya kemana-mana. Pada lokasi underpass yang lebih datar juga tedapat genangan air. Aku dan Ika membatalkan puasa di dalam underpass dengan kolak dan air mineral. Begitu juga warga lain, ada yang berbuka dengan kolak, teh botol atau air mineral.

Setelah menghabiskan kolak, tidak lama kemudian Pak bima beranjak ke atas. Sepertinya akan menyampaikan sedikit kata – kata penutup kepada warga yang masih bersisa di sana. Kemudian disusul oleh wakilnya yaitu Bapak Dedi. Pak Dedi sempat menyapa beberapa orang di dalam underpass termasuk kami. Beliau menanyakan kami berasal dari mana. Kami jelaskan bahwa kami dari komunitas FLP sebagai perwakilan yang diundang untuk acara ini. Beliau kemudian menyampaikan permohonan maaf dan mengarahkan kami menuju Taman koleksi (Takol) IPB. Selesai begitu beliau berangjak ke atas.

Aku dan Ika belum tau ada apa di Taman koleksi. Perkiraan kami adalah bahwa acara ini berlanjut disana. Sempat kepikiran apakah disediakan tenda atau bagaimana. Karena setauku Taman Koleksi juga adalah ruang terbuka.

img-20190525-wa00371272665658.jpg
Kondisi di dalam underpass saat hujan turun deras (foto bisa saja memiliki hak cipta)

Dibalik acara Buka Bersama ini

Berhubung waktu magrib sudah lewat beberapa lama dan kondisi yang kurang nyaman karena kami belum tau pasti juga akan sholat di mana, akhirnya setelah dapat arahan ke Taman Koleksi, kami langsung menuju kampus IPB utuk sholat magrib lebih dulu kemudian baru ke taman koleksi. Mengingat jika mereka semua dipindahkan ke taman koleksi akan memakan waktu cukup lama untuk pengondisian, maka kami putuskan untuk sholat dulu.

Setelah sholat magrib kami langsung menuju takol sambil berpikir sebenarnya taman koleksi yang dimaksud taman koleksi yang mananya ya. Terlihat tidak ada orang satupun di daerah taman koleksi dan lokasi tersebut gelap. Nyatanya ketika kami ke sana setelah sholat magrib tidak ada orang sama sekali. Hingga akhirnya kami sampai ke Resto Takol IPB yang baru diresmikan bulan Juli 2018 itu. Apa iya di sini? Tapi tidak terlihat orang-orang yang dari underpass tadi. Hmmmm. Bingung haha.

Kita putuskan untuk masuk, kalaupun ngga ada yasudahlah kita makan sendiri aja di sini. Tapi kami masih penasaran, akhirnya kita coba balik lagi kesana aja dah. Eh, tapi pas lihat sepinya derah underpasss dan jauhnya jalan yang harus kami tempuh karena muter, akhirnya kami urungkan niat tersebut dan pasrah kembali ke dalam.

Jadilah buka bersama hari itu adalah buka bersama tersepi dan termewah bulan ini. Tersepi karena hanya berdua dan termewah karena ya lumayaaaan. Hahaa. Lumayan syok di luar ekspektasi.

resto takol ipb - Taman Koleksi
Resto Takol (Taman Koleksi) IPB (diambil dari : https://ipb.ac.id/page/about/dining/)

 

Jadi begitulah ceritanya.

Beberapa dokumentasi sempat kami abadikan sebelum hujan deras datang.

Setelah hujan deras mohon maaf tidak ada dokumentasi yang banyak karena tangan sibuk memegang kolak dan air minum buat buka.

img_20190525_172223808508879.jpg

Buka Bersama oleh Pemerintah Kota Bogor sesaat sebelum hujan (foto bisa saja memiliki hak cipta)

Bogor, 21 Ramadhan 1440 H / 26 Mei 2019

Advertisements

Dear Bu Pur….. (edisi Ramadhan)

Rahma safira

Yang aku tau setiap orang suka terang dalam gelapnya malam

Apalagi penerangan asli langsung dari sang hiasan utamanya malam

Apa lagi kalau bukan kamu…

Iya kamu, Bu Pur…

Yang suka kehadiranmu dari sekian banyak orang, bisa dipastikan aku salah satunya.

Iya, aku gak bohong. Serius.

Kehadiranmu bagiku bagaikan penerang saat pekatnya malam menyelimuti.

Ehm.. Ralat. Bukan bagaikan sih, emang nyata penerang kok.

Iya kamu penerang. Tidak hanya menerangi dalam pekat malam, tapi juga menerangi hati dan pikiranku.

Emm… Bukan maksudku menyakitimu,

Tapi ini Ramadhan…

Jika engkau datang itu artinya Ramadhan sudah setengah jalan

Sungguh dilema pikiranku… Atau perasaanku?

Ah, entah ku harus senang bertemu denganmu atau harus sedih

Tapi jujur kali ini aku lebih diliputi warna biru

Maafkan aku yang tidak bisa menyambutmu dengan senyum…

Sungguh kehadiranmu membuat aku dirundung segala ingatan 14 hari sebelum ini…

Dan yang hadir adalah ingatan yang membuat aku semakin tenggelam dalam biru.

Ini bukan sekadar untaian kata semu dalam rangka menyambutmu

Sungguh aku terlalu ….

Terlalu ….. Terlalu merindukan hari-hari sebelum engkau datang.

Tapi nyatanya sekarang kamu sudah datang, Bu Pur…

Jika saja engkau datang tapi bulat sempurnamu janganlah cepat hilang.

Kini kau sudah datang, apa bisa kau tetap disana dengan dirimu yang bulat sempurna?

Menjaga Ramadhan tetap di sini.

Baiklah

Wahai Bulan Purnama Ramadhan…

aku terima kenyataan ini…

aku sampaikan selamat datang. Terima kasih telah menemuiku

Untungnya aku masih selamat hingga bisa menemuimu sekarang.

Karena engkau sudah datang sekarang, maka tiada yg bisa kuharap lagi selain bisa melihatmu kembali menjadi bulan sabit akhir Ramadhan ini…

Selamat datang, Bu Pur…

semoga yang kau lihat dari atas sana adalah pemandangan yang indah nan baik-baik.

Kota Hujan (masih), 15 Ramadhan 1440 H

Syirillah ya Ramadhan

Marhaban Ya Syahro Romadhon

Rahma Safira – Qashidah Marhaban Ya Syahro Romadhon

مَرْحَبَاً يَا شَهْرَ رَمَضَانْ مَرْحَبَاً شَهْرَ الْعِبَادَةْ
مَرْحَبَاً يَا شَهْرَ رَمَضَانْ مَرْحَبَاً شَهْرَ السَّعَادَةْ

Selamat datang wahai Ramadhan, selamat datang wahai bulan Ibadah,

Selamat datang wahai Ramadhan, selamat datang wahai bulan kebahagiaan,

مَرْحَبَاً يَا زَاهِرَ اْلآنْ فِيْ الْمَجَالِيْ بِالزِّيَادَةْ
لِلأَخِلاَّ قُرَّةْ أَعْيَانْ أَنْتَ يَا شَهْرَ الإِفَادَةْ

Selamat datang wahai yg tiba dg cahaya dalam kejelasan bertambahnya anugerah,

Bagi para kekasih Allah engkau adalah kesayangan mereka wahai bulan yg penuh dg keberuntungan,

فِيْكَ يُجْلَى الرِّيْنُ والرَّانْ حِيْنَ تُجْلَى الإِسْتِجَادَةْ
مَرْحَبَاً ذَا خَيْرَ إِتْيَان شَهْرَنَا شَهْرَ السِّيَادَة

Padamu tersingkir segala kehinaan dan dosa, saat terbentangnya kesempatan untuk menyungkur sujud,

Selamat datang sebaik baik yg mengunjungi usia kami, bulan kita ini adalah baginda bagi bulan lainnya,

أَنْتَ سَيِّد كُلِّ الأَحْيَانْ وَالْيَتِيْمَةْ فِيْ الْقُلاَدَةْ
مَرْحَبَاً يَا شَهْرَ اْلإِحْسَانْ وَالصَّفَا وَالإِسْتِفَادَةْ

Engkaulah pemimpin bagi setiap saat, dan Kepala Mutiara bagi kalung kehidupan,

Selamat datang bulan kemuliaan, kesucian dan terbukanya kesempatan mengambil manfaat,

مَرْحَبَاً مِنْ غَيْرِ حُسْبَانْ حَيْثُ لاَ نُحْصِيْ عِدَادَةْ
كُلُّ مَسْجِدْ فِيْكَ قَدْ زَانْ رَبُّهُ بِاالنُّوْرِ زَادَهْ

Selamat datang kuucapkan tanpa terhitung, hingga tak terhingga banyaknya,

Segenap masjid terindahkan dengan kedatanganmu, Tuhan segenap masjid menambahkan cahaya pada masjid masjid dengan kedatanganmu,

أَنْتَ بَهْجَةُ كُلِّ مَنْ كَانْ حَازَ مِنْ تَقْوَاهُ زَادَهْ
كُلُّ مُسْلِمْ فِيْكَ نَشْطَانْ فِيْ التَّوَجُّهْ لِلْعِبَادَةْ

Engkau cahaya kemegahan bagi segalanya, beruntunglah barangsiapa yg takwanya bertambah,

Setiap muslim giat di hari harimu dalam semangat beribadah,

وَعَنِ اْلآثَامِ كَسْلاَنْ وَلَهُ الطَّاعَاتْ عَادَةْ
فِيْ تَرَاوِيْحٍ وَقُُرْآنْ قَدْ جَفَا نَوْمَ الْقُعَادَةْ

Dan mereka (di bulan ramadhan) malas berbuat dosa, dan bagi mereka ketaatan pada Allah menjadi adat kebiasaan,

Dalam shalat tarawih dan Alqur’an, telah sirna kantuk orang yg malas shalat malam,

مَرْحَبَاً يَا عَالِيَ الشَّانْ مَا انْقَضَى وَصْفُ وِدَادَهْ
وَصَلاَةُ الْواحِدِ الْمانّْ مَنْ حَبَا النِّعْمَةْ عِبَادَهْ

Selamat datang wahai pemilik derajat yg mulia, yg tiada henti hentinya gambaran keindahan dan kerinduan atasnya,

Dan shalawat dari Yang Maha Tunggal dalam segala Anugerah, Yang Maha Memberi kenikmatan dalam beribadah,

تَتَغَشَّى فَخْرَ عَدْنَانْ وَكَذَا الآلَ الإِجَادَهْ
وَالصَّحَابَةْ هُمْ وَاْلإِخْوَانْ نِعْمَ أَصْحَابُ الشَّهَادَةْ

Selalu terlimpah pada sang kebanggaan keturunan Adnan (Sayyidina Muhammad saw), dan pula segenap keluarga yg mulia,

serta sahabat dan merekalah para saudara, semulia mulia para syuhada,

مَاأَضَاءَ بَالنُّوْرِ رَمَضَانْ وَانْجَلَى رَيْنُ الْبَلاَدَةْ

Seterang benderangnya cahaya Ramadhan, maka sirnalah kesempitan hati orang orang yg dalam kebodohan,

Diambil dari : http://www.majelisrasulullah.org/marhaban-ya-ramadhan/

EUFORIA RAMADHAN… Masihkah Kita Rasakan?

Rahma Safira – EUFORIA RAMADHAN… Masihkah kita rasakan?

Ramadhan benar benar tinggal di depan mata. Sidang isbatnya akan dilakukan tanggal 5 Mei 2019.

Sudah nyata diperlukan apa-apa yang perlu kita siapkan menjelang bulan puasa ini. Bukan hanya stok makanan siap saji juga makanan hidangan berbuka yang perlu kita siapkan, tapi juga bekal – bekal ilmu supaya ibadah kita bisa lebih terasa di bulan Ramadhan ini.

Ramadhan beberapa tahun lalu alhamdulillah aku isi dengan mengaji kitab Syamail Muhammadiyah (walaupun sampai sekarang belum tamat karena satu dan lain hal) Tahun sebelumnya lagi saat Ramadhan, setiap pekannya aku mengikuti dauroh fiqih. Lalu sekarang? Entah… aku harus cari tempat sendiri.

Kesibukan di dunia jangan sampai menghalangi kita untuk lebih giat beribadah di bulan yang mulia ini. Kesadaran untuk beribadah juga semangat untuk beribadah ini dapat muncul dari kepahaman kita bahwa bulan Ramadhan benar-benar bulan yang istimewa. Karena ada hal-hal yang bisa kita dapatkan di sini tetapi di bulan lainnya yang 11 itu tidak bisa. Itulah mengapa bulan Ramadhan ini benar – benar berbeda, dengan kata lain ia Istimewa.

Tulisan ini semata – mata sebagai pengingat diri khususnya, agar senantiasa ingat apa-apa saja kemuliaan di bulan suci ini. Sehingga bisa lebih giat dan semangat beribadah. Agar lebih sadar untuk tidak mau tersia – siakan waktunya.

Mau Ramadhan kok rasanya biasa aja ya? 😦

Banyak orang tau bahwa sebentar lagi Ramadhan akan datang. Tapi rasa tahu ini ya hanya sebatas tanggalan di kalender. Atau saat ini di HP, karena kebanyak orang mengecek tanggalan bisa di HP.

Kalau memang rasanya masih biasa, seharusnya kita tanya pada diri kita sendiri. Kok bisa ya aku ngerasanya biasa aja? Ada apa ini? Seharusnya pertanyaan-pertanyaan itu muncul. Kalau sudah begitu bagaimana? Itu artinya seharusnya kita sendirilah yang membuat momen mendekati bulan Ramadhan ini menjadi momen yang menyenangkan. Kita merasa biasa saja, itu bisa jadi karena pikiran dan diri kita telah terkuras habis perhatiaannya pada hal lain. Entah mungkin terlalu lelah atau terlalu banyak yang perlu diselesaikan. Bisa jadi lagi karena kita tidak benar-benar paham dan mengetahui apa saja sih keistimewaan Ramadhan itu.

Nah! kalau begitu adanya, berarti kita perlu cari tau langsung apa aja sih keutamaan bulan Ramadhan itu, apa aja keistimewaan yang cuma ada di bulan Ramadhan. Kalau iya pikiran dan fisik kita sudah lelah oleh hal lain, maka saatnya untuk ambil sedikit jeda, luangkan waktu barang sedikit untuk merenungi waktu-waktu Istimewa yang kian mendekat. Saatnya luangkan waktu kita untuk sungguh-sungguh berbahagia menyambut bulan Ramadhan ini dengan penuh kesadaran. Maksudnya dengan kesadaran adalah, kita tahu bulan Ramadhan ini bulan ibadah, maka seharusnya kita sudah menyiapkan agenda ibadah apa saja yang akan kita lakukan di bulan Ramadhan ini. Kita tau kalau bulan Ramadhan ini pahala banyak dilipatgandakan, maka seharusnya kita punya semangat lebih untuk melakukan banyak hal baik, dan itu dibuktikan dengan rencana-rencana kita sebulan ke depan.

Yasudah, daripada kelamaan baca tulisan cuap-cuap saya, lebih baik baca langsung aja beberapa poin keutamaan Bulan Ramadhan yang kudapat…

KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

Bulan diturunkannya Al Quran. Dalam surat Al-Baqarah 185, dengan jelas disampaikan bahwa Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Quran.

Bulan dibukakannya Pintu Surga dan ditutup pintu neraka. Dalam riwayat hadits Bukhori yang artinya “ Apabila dating bulan Ramadhan maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan yang jahat dibelenggu.”

Bulan yang pernuh berkah dan pengampunan. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhori “Bahwa Nabi Muhammad bersabda, barang siapa yang menunaikan sholat di malam lailatul qadar dengan keimanan dan mengharap ridha Allah, maka Akan diampuni dosa-dosa yang terdahulu. Dan barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan keimanan dan mengharap ridha Allah, maka diampuni dosa-dosa yang terdahulu”

Pahala dilipatgandakan. Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Abu Bakr bin Abi Maryam mengatakan bahwa banyak guru-gurunya yang berkata, ‘Apabila telah tiba bulan Ramadhan maka perbanyaklah berinfaq, karena infaq di bulan Ramadhan dilipatgandakan bagaikan infaq di jalan Allah, dan tasbih di bulan Ramadhan lebih utama daripada tasbih di bulan yang lain”.

Terdapat malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Hanya di bulan Ramadhan, terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan (Lailatul Qadr).

Mustajabnya Doa di bulan Ramadhan. Nabi SAW bersabda Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizholimi”. (HR. At Tirmidzi).

Bulan yang mengajarkan sabar dan meningkatkan Taqwa. Seperti pada surat Al Baqarah ayat 183 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”.

Saatnya Take Action Special Edition Bulan Ramadhan!

sekarang kita udah sama – sama tahu nih apa aja keutamaan bulan Ramadhan. Jadi ayo ambil bagian yang banyak di bulan ini.

Semoga Allah sampaikan kita hingga akhir bulan Ramadhan. Semoga Allah beri kita kesehatan agar bisa beribadah dengan maksimal.

Keutamaan Bulan Ramadhan Diambil dari: https://tebuireng.online/7-keutamaan-bulan-ramadhan-yang-harus-diketahui/

MY FIRST NIGHT FLIGHT

MY FIRST NIGHT FLIGHT

Rahma Safira – My First Night Flight

Keren banget deh. Alhamdulillah dari sekian penerbanganku yang masih sedikit, akhirnya aku dapat jatah juga untuk penerbangan malam ini. Sayang seribu sayaang bangeeet. Aku nggak bisa foto semua kenampakan yang bagus itu dari peawat. Gak berani nyalain Hape huhu. Tapi itu bagus banget. Jadi, sebab gak mau melewatkan momen itu dan gak bisa ngetik2 di hape juga, akhirnya kukeluarkan buku dan pulpen. Mulailah aku menggambar sebisa-bisanya apa yang aku lihat. Yah tentu mungkin gambar itu hanya bsia dipahami olehku haha. Ya setidaknya cukuplah untuk mengingat kembali momen2 itu.

Ceritanya begini, awalnya pesawatku itu 15.20 dari Malang dan sampai di Jakarta jam 16.40. Eh ternyata delay sampai satu jam. Baru boarding 16.30 lewat. Dan akhirnya flight jam 17.00. Saat itu kondisi udah gelap di Malang. Berhubung waktu maghrib lebih cepat kalau di Malang, jadi senja alias mega merah terlihat lebih cepat. Mugnkin juga dipengaruhi suasana sekitar bandara Malang yang memang mendung. Dengan adanya delay ini akhirnya aku jadi punya pengalaman terbang malam hari yeay! Akhirnya mengalami bagaimana rasanya saat suasana di dalam pesawat gelap. Jadi tau juga kalau ada lampu khusus penumpang yang ingin tetap memabca. Waw keren. Anda mendukung literasi!

Selain gelap, penerbangan malam ini juga cukup menegangkan sih karena terlihat cuaca tidak terlalu bagus. Banyak awan gunungan hitam yang dihiasi kilat-kilat cahaya, juga suara gemuruh petir. Awan-awannnya ada yang berkumpul jadi satu dan membentuk seperti sebuah pohon besar yang gelap. Untungnya aku juga ga sendirian, ada 2 rekan lain yang habis tugas. Hehe

Selain penglihatanku yang dipesonakan oleh pemandangan yang menakjubkan yang baru kali ini aku lihat langsung, perjalanan ini juga menawarkan sensasi baru rupanya. Ada saat dimana pesawat gredag grudug dan kerasa seperti akan kehilangan kendali (ya kira-kira seperti itulah sangkaan orang yang kurang berpengalaman di pesawat seperti aku). Ibaratnya mungkin kalau di darat itu adalah ngelewatin gejlugan/polisi tidur dengan kecepatan yang tidak dilambatkan. Jadi kerasa banget gredag-grudugnya.

Setelah puas melihat – lihat dan tegang dengan suasana yang cukup mencekam. Aku juga melihat pemandangan oranye yang mengesankan, matahari yang sebentar lagi akan tenggelam. Dia terlihat jauh di bagian belakang sebelah kanan dari awan hitam mendung yang berkumpul seperti pohon tadi.

Selain pemandangan matahari yang orens itu aku juga melihat gunungan awal kecil di bawah dan lebih dekat ke arahku. Dia ada di depan pohon awan mendung tadi. Dari kenampakannya terlihat seperti gunung bromo. Tidak terlalu tinggi tapi besar dan di sekelilingnya ada lereng-lereng awan yang menutupi pemandangan di bawah.

Benar benar kombinasi yang waw sekali!

Sempat terpikir apakah terjadi badai di lokasi yang berada di bawah pohon awan hitam disertai kilatan cahaya itu. Aku kira mungkin terjadi badai, hujan besar atau angin puting beliung. Entahlah. Tapi semoga tidak. Kalau saja betukan awan seperti itu merupakan hal yang biasa, bukan mengakibatkan badai besar. Entah bagaimana kenampakan awan dan kilat yang menyebabkan badai? Itu pasti lebih menyeramkan. Masyaallah…

Tidak hanya awan mendung dan matahari dengan sinar orensnya yang membuatku terpana. Tapi juga lampu-lampu yang terlhat dari atas begitu indah. Lapu-lampu yang berasal dari bangunan-bangunan yang ada di bawah. Saat awan sudah tertinggal di belkaang, pemandangan rangkaian lampu yang begiut waw ini sangat menakjubkan. Sampai-sampai aku tersenyum sendiir melihat mereka. Soalnya indah bangeeeeeet. Serasa tersanjung aku melihat seperti itu. Buka disiapin siapa – siapa. Tapi semua sudah diatur oleh Allah 🙂

Sesungguhnya di sisi lain aku juga ingin tidur. Karena udah capeek dan pengen manfaatin waktu buat tidur. Tapi yaah tenyata pemandangan ini sungguh sangat sayang sekaliii jika dilewatkan. Langit selalu berbeda setiap harinya. Dan aku tak selalu berada di atas awan untuk melihat langsung bagaimana kenampakan awan – awan ini hari ini jugagemerlapnya lampu-lampu di bawah yang berasal dari tempat manusia berlindung dari dingin dan gelapnya malam.

Alhamdulilllah, my first night flight lancar aman!

Bersiwak Saat sedang Puasa? Bolehkah?

Rahma Safira - HUKUM BERSIWAK / MENGGOSOK GIGI SAAT BERPUASA Question: Assalamualaikum ustazah.. Maaf ustazah... Apakah boleh memakai siwak saat sedang berpuasa? Terima kasih ustazah Ummu Maryam Bilfagih menjawab: وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته Hukum asal bersiwak itu adalah Sunnah di semua keadaan kecuali setelah masuknya waktu Dzuhur bagi orang yang berpuasa. Setelah masuk waktu Dzuhur, bersiwak dihukumi *makruh* bagi yang berpuasa menurut jumhur ulama Syafiiyah sebab bersiwak dapat meghilangkan bau mulut orang yang berpuasa padahal Rasulullah SAW bersabda: خلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك. “Bau mulut orang yang puasa, lebih wangi di sisi Allah dari pada bau minyak wangi misik.” (HR. Bukhari dan Muslim). Namun menurut Imam Nawawi RA bersiwak tetap sunnah bagi yang berpuasa walaupun setelah masuk waktu Dzuhur. Tetapi yang perlu diperhatikan, ketika ia sudah mengeluarkan siwak dari mulut, dan dalam siwak itu terdapat bekas ludah, jangan memasukan lagi kemudian menelan ludah sebab ludah kita telah tercampur dengan ludah yang ada di dalam siwak tadi sehingga dapat *membatalkan* puasa jika ditelan. والله اعلم _________________________________________________________________________________________ Yuk! Mari kita hidupkan sunnah, bukti cinta kita kepada Rasulullah SAW. Ayo bersiwak :)

Rahma Safira – HUKUM BERSIWAK / MENGGOSOK GIGI SAAT BERPUASA

Question:
Assalamualaikum ustazah.. Maaf ustazah… Apakah boleh memakai siwak saat sedang berpuasa?
Terima kasih ustazah

Ummu Maryam Bilfagih menjawab:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Hukum asal bersiwak itu adalah Sunnah di semua keadaan kecuali setelah masuknya waktu Dzuhur bagi orang yang berpuasa.

Setelah masuk waktu Dzuhur, bersiwak dihukumi *makruh* bagi yang berpuasa menurut jumhur ulama Syafiiyah sebab bersiwak dapat meghilangkan bau mulut orang yang berpuasa padahal Rasulullah SAW bersabda:

خلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك.

“Bau mulut orang yang puasa, lebih wangi di sisi Allah dari pada bau minyak wangi misik.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Namun menurut Imam Nawawi RA bersiwak tetap sunnah bagi yang berpuasa walaupun setelah masuk waktu Dzuhur.

Tetapi yang perlu diperhatikan, ketika ia sudah mengeluarkan siwak dari mulut, dan dalam siwak itu terdapat bekas ludah, jangan memasukan lagi kemudian menelan ludah sebab ludah kita telah tercampur dengan ludah yang ada di dalam siwak tadi sehingga dapat *membatalkan* puasa jika ditelan.

والله اعلم

_________________________________________________________________________________________

Yuk! Mari kita hidupkan sunnah, bukti cinta kita kepada Rasulullah SAW.

Ayo bersiwak 🙂

Inilah Aturan Sosial yang Tak Tertulis Dalam Pergaulan

Rahma Safira - Aturan Sosial Tidak Tertulis Dalam Pergaulan Ada beberapa aturan dalam pergaulan yang berlaku, namun tidak tertulis. Walau begitu, selayaknya itu diterapkan dalam kehidupan kita. Mengingat bahwa kita adalah makhluk sosial yang pasti selalu berinteraksi dengan yang lain, maka akan lebih baik jika kita dengan sadar melaksanakan aturan - aturan sosial tersebut. Check it out! Jangan menelepon seseorang lebih dari dua kali secara terus menerus. Jika mereka tidak mengangkat telepon Anda, itu berarti mereka memiliki sesuatu yang lebih penting untuk diperhatikan. Ketika seseorang menjatuhkan sesuatu di lantai secara tidak sengaja atau menjatuhkan makanan dari piring atau tidak tahu bagaimana menggunakan pisau/garpu, jangan menatap mereka. Hal yang sama berlaku untuk orang yang bersin, batuk, atau bahkan kentut yang tidak terkendali. Ini adalah reaksi yang tidak disengaja. Selalu lewati menggunakan wastafel yg sedang digunakan dan jangan berdiri di sampingnya. Itu membuat gelisah bagi orang yg ada di situ. Kembalikan uang yang telah Anda pinjam bahkan sebelum orang lain ingat meminjamkannya kepada Anda. Baik itu 1 rupiah atau 100,000 Rupiah. Ini menunjukkan integritas dan karakter Anda. Sama halnya dengan payung, pena, dan kotak makan siang. Jangan pernah memesan hidangan mahal di menu ketika seseorang mentraktir Anda untuk makan siang/makan malam. Jika mungkin minta mereka untuk memesan makanan pilihan mereka untuk Anda. _______________________________________________________________________ Jangan mengajukan pertanyaan canggung seperti "Oh, jadi kamu belum menikah?" Atau "Apakah kamu tidak punya anak?" atau "Mengapa kamu tidak membeli rumah?" Demi Tuhan, itu bukan masalahmu. Selalu buka pintu untuk orang yang datang di belakang Anda. Tidak masalah apakah itu laki-laki atau perempuan. Anda tidak menjadi kecil dengan memperlakukan seseorang dengan baik di depan umum. Jika Anda naik taksi dengan seorang teman, dan ia membayar sekarang, Anda membayar lain kali. Hormati pendapat politik yang berbeda. Jangan pernah menyela pembicaraan orang. _________________________________________________________________________ Jika Anda menggoda seseorang, dan mereka sepertinya tidak menikmatinya, hentikan dan jangan pernah melakukannya lagi. Ucapkan, "Terima kasih" ketika seseorang membantu Anda. Puji di depan umum. Mengkritik secara pribadi. Hampir tidak pernah ada alasan untuk mengomentari berat badan seseorang. Katakan saja, "Kamu terlihat luar biasa." Jika mereka ingin berbicara tentang menurunkan berat badan, mereka akan melakukannya. Jika Anda mendapatkan penerbangan panjang atau naik kereta api, mandilah sebelumnya. Orang di sebelah Anda akan menghargainya.        _________________________________________________________________________ Ketika seseorang menunjukkan foto pada ponselnya kepada Anda, jangan geser ke kiri atau kanan. Anda tidak pernah tahu apa selanjutnya. Jika seorang kolega memberi tahu Anda bahwa mereka memiliki janji temu dokter, jangan tanya untuk apa, katakan saja harap Anda baik-baik saja. Jika mereka ingin membicarakannya, mereka akan melakukannya dan Anda tidak menempatkan mereka pada posisi yang tidak nyaman karena harus memberi tahu Anda tentang penyakit mereka. Perlakukan petugas pembersih/OB dengan rasa hormat yang sama seperti anda memperlakukan CEO. Tidak ada yang akan terkesan oleh betapa kasarnya Anda memperlakukan seseorang di bawah Anda, tetapi orang-orang akan memperhatikan jika Anda memperlakukan mereka dengan hormat. Jika seseorang berbicara langsung kepada Anda dan anda menatap HP maka Anda tidak sopan. Jangan pernah memberi saran sampai Anda diminta. ____________ Catatan: Disampaikan oleh Bu Nyai Nur Hamida, istri dari Syaikhona Kiai Muhammad Danial Nafis, Khadim Zawiyah Arraudhah Jakarta. *** Aturan sosial di atas sebenarnya adalah tuntunan bagi kita sebagai makhluk sosial dalam bersikap. Bagaimana agar tindakan/perilaku kita tidak mengganggu orang-orang di sekitar. Seringkali manusia sering khilaf, maka aturan tak tertulis itupun baiknya dihimpun juga. Tulisan ini saya ambil dari Guru saya, Ustadz Adhli Al Qarni yang sedang menempuh pendidikan di Maroko. Mohon doa agar perjalanan studinya lancar dan memberikan manfaat bagi banyak orang di dunia dan akhirat. Jazaaakumullah khairon katsiron.

Rahma Safira – Aturan Sosial Tidak Tertulis Dalam Pergaulan

Ada beberapa aturan dalam pergaulan yang berlaku, namun tidak tertulis. Walau begitu, selayaknya itu diterapkan dalam kehidupan kita. Mengingat bahwa kita adalah makhluk sosial yang pasti selalu berinteraksi dengan yang lain, maka akan lebih baik jika kita dengan sadar melaksanakan aturan – aturan sosial tersebut. Check it out!

  1. Jangan menelepon seseorang lebih dari dua kali secara terus menerus. Jika mereka tidak mengangkat telepon Anda, itu berarti mereka memiliki sesuatu yang lebih penting untuk diperhatikan.
  2. Ketika seseorang menjatuhkan sesuatu di lantai secara tidak sengaja atau menjatuhkan makanan dari piring atau tidak tahu bagaimana menggunakan pisau/garpu, jangan menatap mereka. Hal yang sama berlaku untuk orang yang bersin, batuk, atau bahkan kentut yang tidak terkendali. Ini adalah reaksi yang tidak disengaja.
  3. Selalu lewati menggunakan wastafel yg sedang digunakan dan jangan berdiri di sampingnya. Itu membuat gelisah bagi orang yg ada di situ.
  4. Kembalikan uang yang telah Anda pinjam bahkan sebelum orang lain ingat meminjamkannya kepada Anda. Baik itu 1 rupiah atau 100,000 Rupiah. Ini menunjukkan integritas dan karakter Anda. Sama halnya dengan payung, pena, dan kotak makan siang.
  5. Jangan pernah memesan hidangan mahal di menu ketika seseorang mentraktir Anda untuk makan siang/makan malam. Jika mungkin minta mereka untuk memesan makanan pilihan mereka untuk Anda.
    _______________________________________________________________________
  6. Jangan mengajukan pertanyaan canggung seperti “Oh, jadi kamu belum menikah?” Atau “Apakah kamu tidak punya anak?” atau “Mengapa kamu tidak membeli rumah?” Demi Tuhan, itu bukan masalahmu.
  7. Selalu buka pintu untuk orang yang datang di belakang Anda. Tidak masalah apakah itu laki-laki atau perempuan. Anda tidak menjadi kecil dengan memperlakukan seseorang dengan baik di depan umum.
  8. Jika Anda naik taksi dengan seorang teman, dan ia membayar sekarang, Anda membayar lain kali.
  9. Hormati pendapat politik yang berbeda.
  10. Jangan pernah menyela pembicaraan orang.
    _________________________________________________________________________
  1. Jika Anda menggoda seseorang, dan mereka sepertinya tidak menikmatinya, hentikan dan jangan pernah melakukannya lagi.
  2. Ucapkan, “Terima kasih” ketika seseorang membantu Anda.
  3. Puji di depan umum. Mengkritik secara pribadi.
  4. Hampir tidak pernah ada alasan untuk mengomentari berat badan seseorang. Katakan saja, “Kamu terlihat luar biasa.” Jika mereka ingin berbicara tentang menurunkan berat badan, mereka akan melakukannya.
  5. Jika Anda mendapatkan penerbangan panjang atau naik kereta api, mandilah sebelumnya. Orang di sebelah Anda akan menghargainya.        _________________________________________________________________________
  1. Ketika seseorang menunjukkan foto pada ponselnya kepada Anda, jangan geser ke kiri atau kanan. Anda tidak pernah tahu apa selanjutnya.
  2. Jika seorang kolega memberi tahu Anda bahwa mereka memiliki janji temu dokter, jangan tanya untuk apa, katakan saja harap Anda baik-baik saja. Jika mereka ingin membicarakannya, mereka akan melakukannya dan Anda tidak menempatkan mereka pada posisi yang tidak nyaman karena harus memberi tahu Anda tentang penyakit mereka.
  3. Perlakukan petugas pembersih/OB dengan rasa hormat yang sama seperti anda memperlakukan CEO. Tidak ada yang akan terkesan oleh betapa kasarnya Anda memperlakukan seseorang di bawah Anda, tetapi orang-orang akan memperhatikan jika Anda memperlakukan mereka dengan hormat.
  4. Jika seseorang berbicara langsung kepada Anda dan anda menatap HP maka Anda tidak sopan.
  5. Jangan pernah memberi saran sampai Anda diminta.
    ____________
    Catatan: Disampaikan oleh Bu Nyai Nur Hamida, istri dari Syaikhona Kiai Muhammad Danial Nafis, Khadim Zawiyah Arraudhah Jakarta.

***

Aturan sosial di atas sebenarnya adalah tuntunan bagi kita sebagai makhluk sosial dalam bersikap. Bagaimana agar tindakan/perilaku kita tidak mengganggu orang-orang di sekitar. Seringkali manusia sering khilaf, maka aturan tak tertulis itupun baiknya dihimpun juga.

Tulisan ini saya ambil dari Guru saya, Ustadz Adhli Al Qarni yang sedang menempuh pendidikan di Maroko. Mohon doa agar perjalanan studinya lancar dan memberikan manfaat bagi banyak orang di dunia dan akhirat.

Jazaaakumullah khairon katsiron.